Lama Ketuban Pecah Dini dengan Kadar Leukosit pada Ibu Bersalin

Duration of Premature Rupture of Membranes with Leukocyte Levels in Birthing Women

Authors

  • Novi Pervitasari Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia
  • Sri Handayani Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36590/jibi.v3i2.1698

Keywords:

Ketuban Pecah Dini, Kadar Leukosit, Ibu Bersalin

Abstract

Ketuban Pecah Dini (KPD) merupakan kondisi yang dapat menimbulkan komplikasi pada kehamilan dan persalinan, salah satunya adalah korioamnionitis yang berisiko menyebabkan infeksi. Infeksi lebih mungkin terjadi pada KPD yang berlangsung lama karena bakteri memiliki waktu lebih banyak untuk bermultiplikasi, sehingga dapat meningkatkan kadar leukosit maternal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan lama ketuban pecah dini dengan kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional study, data yang digunakan berasal dari rekam medis ibu bersalin dengan riwayat KPD di RSUI Kustati Surakarta  sebanyak 63 sampel yang memenuhi kriteria inklusi. Teknik Analisa data yang digunakan adalah uji statistik parameter spearman rho. Hasil uji korelasi  menunjukkan Nilai p-value atau Sig. (2-tailed) lebih kecil dari ???? = 0,05 maka Hᴏ ditolak. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,821 yang berarti hubungan antara lama ketuban pecah dini dengan kadar leukosit sangat kuat. Nilai koefisien korelasi positif, yang artinya semakin lama proses ketuban pecah sampai bayi lahir semakin tinggi kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta. Maka dapat di simpulkan Terdapat hubungan sangat kuat antara lama KPD dengan kadar leukosit pada ibu bersalin di RSUI Kustati Surakarta.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Novi Pervitasari, Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia

Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia

Sri Handayani, Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia

Program Studi Kebidanan, Universitas Aisyiyah Surakarta, Indonesia

https://scholar.google.com/citations

References

Abrar, N. M., Handono, B., dan Triyanti, G. I. (2017). Karakteristik Luaran Kehamilan Dengan Ketuban Pecah Dini Di Rsup Dr. Hasan Sadikin Periode Tahun 2013 2015. Jurnal Sistem Kesehatan, 2(4), 2015–2018. https://doi.org/10.24198/jsk.v2i4.12499

Aisyah, N. (2018). Perbedaan Jumlah Lekosit Sampel Segera Diperiksa dan Tunda

jam dan 4 jam pada pasien Leukositosis. Skripsi. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Aliviameita, A., dan Puspitasari. (2019). Hematology. In Revue Francophone des Laboratoires. https://doi.org/10.1016/S1773-035X(15)30080-0

Cunningham. (2014). Obstetric Williams. Amerika Serikat: McGraw-Hill Education.

Fikriya I. (2016). Hitung Leukosit pada Ketuban Pecah Dini sebagai Indikator Inflamasi di Rumah Sakit Universitas Airlangga tahun 2015. Skripsi. Universitas Airlangga.

Herlinadiyaningsih; dan Dian Utami. (2018). Hubungan Kadar Leukosit Terhadap Kejadian Ketuban Pecah Dini di Blud Rumah Sakit dr. Doris Sylvanus Palangkaraya Tahun 2018. Avicenna : Journal of Health Research, 1(2), 27–37. https://doi.org/10.36419/avicenna.v1i2.230

Indrasuari, Komang. P., Pariartha, I. M., dan Wijaya, M. D. (2023). Perbedaan antara Kadar Leukosit Maternal pada Ketuban Pecah Dini Persalinan Preterm dengan Aterm di Rumah Sakit Umum Daerah Sanjiwani Gianyar. Aesculapius Medical Journal, 3(2), 247–253.

Kementrian Kesehatan RI. (2020). Pusat data dan informasi kesehatan RI. Jakarta: Kemenkes RI.

Laura, E. (2021). Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Trimester III Tentang Persalinan dengan Ketuban Pecah Dini di Klinik Immanela Batam Tahun 2021. Skripsi. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Santa Elisabeth Medan.

Morton A. (2021). The continuous textbook of women’s medicine series – obstetrics module volume 8 maternal medical health and disorders in pregnancy: Hematological Normal Ranges in Pregnancy. Australia: The Global Library of Women's Medicine.

Negara, Ketut Surya; Ryan Saktika Mulyana; dan Evert Solomon Pangkahila. (2017).Buku Ajar Ketuban Pecah Dini. http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng- 8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regs ciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/30532 0484_Sistem_Pembetungan_Terpusat_Strategi_Melesta RI

Nuzulia, A. (2024). Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinkes Surakarta.Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952., 5–24.

Prawiroharjo, S. (2012). Ilmu kebidanan. Jakarta: Yayasan Bina Sarwono Prawirohardjo.

Riandari, A., Ulfa, H. N., Erlita, Suparti, Faresa, N., Suryani, Lilis, Elvira. Elsa. Yamba. K., Runiatin & Kartika, S. (2023). Literature Review Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD). Prosiding Seminar Nasional Dan Call for Paper Kebidanan, 2(2), 1233–1243.

Riley, Lyrad K., dan Rupert, J. (2015). Evaluation of Patients with Leukocytosis. American Family Physician, 92(11), 1004–1011.

Rosdianah, dan Irmawati, S. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ketuban Pecah Dini (KPD) Pada Ibu Bersalin. Madu : Jurnal Kesehatan, 12(2), 134. https://doi.org/10.31314/mjk.12.2.134-140.2023

Sefin, I. S. (2022). Hubungan Antara Lama Kejadian Ketuban Pecah Dini dengan Kadar Leukosit Maternal di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Povinsi Lampung. Skripsi, 9, 356–363.

Setiawati, D. (2020). Fisio-Patologi Kehamilan, Persalinan dan Kasih Sayang Universal. Gowa: Alauddin University Press.

Setyawan, D. A., Ade, D., Nuril, H., Nina, R., Ros, E. H. P., & Endang, C. S. (2021). Buku Ajar Statistika. Jawa Barat: Adab.

Syapitri, H. A., Amila., & Juneris. A. (2021). Metode Penelitian Kesehatan. Malang: Ahli Media Press.

Shiddiqiyah, N., Utami, T., & Sukmaningtyas, W. (2022). Gambaran Faktor Penyebab Kejadian Ketuban Pecah Dini di RSU Ananda Purwokerto. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 16(1), 80–89. https://doi.org/10.35960/vm.v16i1.862

Subekti, N. B. (2019). Buku Saku Manajemen Masalah Bayi Baru Lahir: Panduan untuk Dokter, Perawat, & Bidan. Jakarta. EGC.

Susanto, N. K., Surya, I. Sanjaya, I. N. H., Jaya, M. S., Megadhana, I. W., dan Manuaba, I. F. (2020). Perbedaan kadar c-reactive protein (crp) dan jumlah leukosit serum ibu antara kehamilan aterm normal dengan ketuban pecah dini aterm di RSUP Sanglah Denpasar. Medicina, 51(3), 605–610. https://doi.org/10.15562/medicina.v51i3.892

Tigner, A., Ibrahim, S., Murray, I. V, Ibrahim, S. A., dan Affiliations, I. M. (2020). Histology, White Blood Cell. NCBI Bookshelf. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK563148/?report=printable

Widyana, E. D. (2016). Ketuban Pecah Dini (Kpd) Dan Kadar Leukosit Pada Ibu Bersalin. Jurnal Kesehatan, 4(3).

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Pervitasari, N., & Handayani, S. (2025). Lama Ketuban Pecah Dini dengan Kadar Leukosit pada Ibu Bersalin: Duration of Premature Rupture of Membranes with Leukocyte Levels in Birthing Women. Jurnal Ilmiah Kebidanan Dan Kesehatan (JIBI), 3(2), 52–61. https://doi.org/10.36590/jibi.v3i2.1698
Received 2025-08-28
Accepted 2025-11-30
Published 2025-12-31