The factors that affect LBW in developing countries

Authors

  • Ilham Permana Akmal Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka, Jakarta, Indonesia
  • Debby Endayani Safitri Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka, Jakarta, Indonesia
  • Anna Fitriani Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36590/akg.v1i1.817

Keywords:

Low Birth Weight, Developing Countries, Review

Abstract

LBW is still one of the health problems in various countries, especially developing countries because it contributes the highest number in the case of Infant Mortality Rate (IMR), there are million babies born with LBW at delivery each year or around 15,5% in the world and 96,5% of them occur in developing countries, many factors can cause LBW. This study aims to identify and synthesize the influence LBW, as well as conclude the gaps in existing theories. This study uses a systematic literature review method. The population and sample in this study were all literature contained in the database that met the criteria, the literature sources came from 3 electronic databases, namely Google Scholar, PubMed and ProQuest using the keywords Low Birth Weight (LBW) or Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR). The results showed that nutritional status (Pvalue = 0,004), food variety and quality (RR 0,53), weight gain (Pvalue = 0,003), total cholesterol (Pvalue = 0,027), maternal characteristic (education with Pvalue = 0,006, occupation with Pvalue = 0,001, age with Pvalue = 0,001 and parity with Pvalue = 0,025), socioeconomic (Pvalue = 0,004), pregnancy complications (oligohydramnios with OR 2,10 and preeclampsia with OR 4,752), enviromental factors (smoke exposure with OR 2,219 and air pollution with OR 1,405), and comorbidities (anemia Pvalue = 0,011  and malaria infection OR 2,06) significantly affect the incidence of LBW.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adriani, P. (2017). Faktor Risiko pada kejadian Bayi Berat Lahir rendah (BBLR) di RSUD dr. R. Goeteng Tarunadibrata Purbalingga. Kebidanan STIKES Harapan Bangsa Purwokerto.

Anto, E. O., Owiredu, W. K. B. A., Sakyi, S. A., Turpin, C. A., Ephraim, R. K. D., Fondjo, L. A., Obirikorang, C., Adua, E., & Acheampong, E. (2018). Adverse pregnancy outcomes and imbalance in angiogenic growth mediators and oxidative stress biomarkers is associated with advanced maternal age births: A prospective cohort study in Ghana.

Avrilina Haryono, I. (2021). Hubungan Pertambahan Berat Badan Ibu Selama Hamil dengan Berat Bayi Lahir Rendah di PMB W Banjarmasin. 12(1), 47–56.

Ballot, D. E., Potterton, J., Chirwa, T., Hilburn, N., & Cooper, P. A. (2012). Developmental outcome of very low birth weight infants in a developingcountry. BMC Pediatrics, 12.

Bater, J., Lauer, J. M., Ghosh, S., Webb, P., Agaba, E., Bashaasha, B., Turyashemererwa, F. M., Shrestha, R., & Duggan, C. P. (2020). Predictors of low birth weight and preterm birth in rural Uganda: Findings from a birth cohort study.

Ch. G Kereh, J. (2019). Hubungan usia dan paritas ibu dengan kejadian BBLR di RSUD Datoe Binangkang Bolaang Mongondow. 1, 1–19.

Dwi Purwanto, A., & Umbul Wahyuni, C. (2016). Hipertensi dan Anemia Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. March, 349–359.

Eraslan Sahin, M., & Col Madendag, I. (2019). Effect of Gestational Weight Gain on Perinatal Outcomes in Low Risk Pregnancies with Normal Prepregnancy Body Mass Index. BioMed Research International, 2019(January 2018).

Fajriana, A., & Buanasita, A. (2018). Faktor Risiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Kecamatan Semampir Surabaya. Media Gizi Indonesia, 13(1), 71.

Ferinawati, & Sari, S. (2020). Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bblr Di Wilayah Kerja Puskesmas Jeumpa Kabupaten Bireuen. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 353–363.

Figueiredo, A. C. M. G., Gomes-Filho, I. S., Silva, R. B., Pereira, P. P. S., Da Mata, F. A. F., Lyrio, A. O., Souza, E. S., Cruz, S. S., & Pereira, M. G. (2018). Maternal anemia and low birth weight: A systematic review and meta-analysis. Nutrients, 10(5), 1–17.

Figueroa, L., McClure, E. M., Swanson, J., Nathan, R., Garces, A. L., Moore, J. L., Krebs, N. F., Hambidge, K. M., Bauserman, M., Lokangaka, A., Tshefu, A., Mirza, W., Saleem, S., Naqvi, F., Carlo, W. A., Chomba, E., Liechty, E. A., Esamai, F., Swanson, D., … Goldenberg, R. L. (2020). Oligohydramnios: a prospective study of fetal, neonatal and maternal outcomes in low-middle income countries. Reproductive Health, 17(1), 1–7.

Fitri, L. (2018). Hubungan Bblr Dan Asi Ekslusif Dengan Kejadian Stunting Di Puskesmas Lima Puluh Pekanbaru. Jurnal Endurance, 3(1), 131.

Grandinata Soeseno, W., Bikin Suryawan, I. W., & Widiasa, A. A. M. (2019). Hubungan suami perokok terhadap bayi berat lahir rendah pada neonatus di ruang Perinatologi RSUD Wangaya kota Denpasar. Intisari Sains Medis, 10(1), 139–143.

Gizaw, B., & Gebremedhin, S. (2018). Factors associated with low birthweight in North Shewa zone, Central Ethiopia: Case-control study. Italian Journal of Pediatrics, 44(1), 1–10.

Gokhale, D., & Rao, S. (2020). Adverse maternal nutritional status affects birth weight among rural mothers of maharashtra. Journal of Nutritional Science and Vitaminology, 66, S71– S75.

Goyal, N., & Canning, D. (2021). The association of in-utero exposure to ambient fine particulate air pollution with low birth weight in India. Environmental Research Letters, 16(5), 54034.

Grandinata Soeseno, W., Bikin Suryawan, I. W., & Widiasa, A. A. M. (2019). Hubungan suami perokok terhadap bayi berat lahir rendah pada neonatus di ruang Perinatologi RSUD Wangaya kota Denpasar. Intisari Sains Medis, 10(1), 139–143.

Hafid, W., Badu, F. D., & Laha, L. P. (2018). Analisis Determinan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Tani dan Nelayan. Gorontalo Journal of Public Health, 1(1), 01.

Haryanti, S. Y. (2019). Anemia Dan Kek Pada Ibu Hamil Sebagai Faktor Risiko Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Bblr) (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Juwana Kabupaten Pati). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e- Journal), 7(1), 322–329.

Helena, D. F., Sarinengsih, Y., Ts, N., & Suhartini, S. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Soreang Kabupaten Bandung. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel, 14(2), 105.

Indrasari, N. (2012). Faktor Resiko Pada Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Jurnal Keperawatan, 8(2), 114–123.

Indriyani, R., & Alvianti, H. (2021). Umur dan Paritas Ibu Sebagai Faktor Yang Berhubungan dengan Bayi Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Kebidanan, 11(2), 73–81.

Jayanti, F. A., Dharmawan, Y., & Aruben, R. (2017). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Bangetayu Kota Semarang Tahun 2016. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(4), 812–

Juaria, H. (2017). Status Gizi Ibu Hamil Dengan Kejadian Bblr. Midwifery Journal of Akbid Griya Husada Surabaya, 4(1), 31–31.

Kemenkes RI. (2015a). Infodatin Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Situasi Kesehatan Anak Balita di Indonesia (p. 8).

Kemenkes RI. (2015b). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2014. In Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. 1, 105–112.

KHOIRIAH, A. (2017). Hubungan Antara Usia dan Paritas Ibu Bersalin dengan Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah Palembang. Jurnal Kesehatan, 8(2), 310.

Kumalasary, D., & Tonasih. (2018). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah ( BBLR ) DI Puskesmas Wilayah Kecamatan Harjamukti Kota Cirebon Tahun 2016. 2(1), 21–27.

Lusia Bela Bili, M., Shinta Liana, D., & Febianti Buntoro, I. (2019). Hubungan antara jarak kelahiran, riwayat hipertensi, dan riwayat abortus pada ibu dengan kejadian bayi berat lahir rendah di RSUD Prof.Dr.W.Z.Johannes. 17(5), 181–189.

Liu, D., Li, S., Zhang, B., Kang, Y., Cheng, Y.,

Zeng, L., Chen, F., Mi, B., Qu, P., Zhao, D., Zhu, Z., Yan, H., Wang, D., & Dang, S. (2022). Findings from a Prospective Study in Northwest China.

Madzorera, I., Isanaka, S., Wang, M., Msamanga, G. I., Urassa, W., Hertzmark, E., Duggan, C., & Fawzi, W. W. (2020). Maternal dietary diversity and dietary quality scores in relation to adverse birth outcomes in Tanzanian women. American Journal of Clinical Nutrition, 112(3), 695–706.

Marmi, Margiyati, M., & neki. (2015). Hubungan Hemoglobin, Lingkar Lengan Atas, Umur Dan Paritas Ibu Hamil Dengan Berat Badan Bayi Lahir. Jurnal Ilmu Kebidanan, 1(2), 75–84.

Mayanda, V. (2017). Hubungan Status Gizi Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) RSIA Mutia Sari Keamatan Mandau. Menara Ilmu, 11(74), 230–238.

Mayasari, E., Prasetya Balebu, G. P., Hasanah, L., Wulandari, R., & Nooraeni, R. (2020). Analisis Determinan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Tahun 2017. Business Economic, Communication, and Social Sciences (BECOSS) Journal, 2(2), 233–239.

Muhamad, N. F. (2020). Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan. Swara Bhumi, 1(1), 1–10.

Najdah, & Yudianti. (2020). Status Gizi Dan Anemia Pada Ibu Hamil Tidak Berhubungan dengan Berat Badan Lahir. Jurnal Stikes Ilmiah Kendal, 10(1), 57–62.

Nappu, S., Akri, Y. J., & Suhartik, S. (2021). Hubungan Paritas Dan Usia Ibu Dengan Kejadian Bblr Di Rs Ben Mari Malang. Biomed Science, 7(2), 32–42.

Novitasari, A., Hutami, M. S., & Pristya, T. Y. R. (2020). Pencegahan dan Pengendalian BBLR Di Indonesia: Systematic Review. Pencegahan Dan Pengendalian Bblr Di Indonesia, 2(3), 175–182.

Nur Azzizah, El., Faturahman, Y., & Novianti, S. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (Studi di RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. 17(1), 284–294.

Nur, F. (2018). Risiko Paparan Asap Rokok, Ketuban Pecah Dini dan Plasenta Ringan Terhadap BBLR di RSU Anutapura Palu. Jurnal Kesehatan Tadulako, 4(3), 73–78.

Nyamasege, C. K., Kimani-Murage, E. W., Wanjohi, M., Kaindi, D. W. M., Ma, E., Fukushige, M., & Wagatsuma, Y. (2019). Determinants of low birth weight in the context of maternal nutrition education in urban informal settlements, Kenya. Journal of Developmental Origins of Health and Disease, 10(2), 237–245.

Okala, S. G., Sise, E. A., Sosseh, F., Prentice, A. M., Woollett, L. A., & Moore, S. E. (2020). Maternal plasma lipid levels across pregnancy and the risks of small-for-gestational age and low birth weight: A cohort study from rural Gambia. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1), 1–16.

Pinontoan, V., & Tombokan, S. (2015). Hubungan Umur Dan Paritas Ibu DenganKejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Jurnal Ilmiah Bidan, 3(1), 90765.

Pont, A. V. (2015). Pengaruh kekurangan energi kronis (KEK) dan anemia saat kehamilan terhadap berat badan lahir rendah (Bblr). 391–399.

Praditya, Y. P. (2017). Fakto-Faktor yang Berhubungan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUD Haji Makassar Tahun 2017. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 1(2), 166–171.

Pusdekar, Y. V., Patel, A. B., Kurhe, K.G., Bhargav, S. R., Thorsten, V., Garces, A., Goldenberg, R. L., Goudar, S. S., Saleem, S., Esamai, F., Chomba, E., Bauserman, M., Bose, C. L., Liechty, E. A., Krebs, N. F., Derman, R. J., Carlo, W.

A., Koso-Thomas, M., Nolen, T. L. Hibberd, P. L. (2020). Rates and risk factors for preterm birth and low birthweight in the global network sites in six low- and low middle- income countries. Reproductive Health, 17(3), 1–17.

Putri, A. R., & Al Muqsith, A. M. (2018). Hubungan Lingkar Lengan Atas Ibu Hamil dengan Berat Badan Lahir Bayi di Rumah Sakit Umum Cut Meutia Kabupaten Aceh Utara dan 60 Rumah Sakit Tk IV IM.07.01 Lhokseumawe TAHUN 2015. AVERROUS: Jurnal

Kedokteran Dan Kesehatan Malikussaleh, 2(1), 1.

Putri Susanto, Y., & Darto, J. (2020). Hubungan Antara Anemia Dan Usia Ibu Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di RSUD Labuang Baji Makassar 2019. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 3(2), 124–129.

Pujiastuti, W., & Iriyani, S. B. (2016). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Bayi Berat Lahir Menurut Data Hasil Survei Demograf. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhamada, 7(2), 151–159.

Putri, S. F (2017). Pengaruh Anemia dan Status Gizi Terhadap Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu Tahun 2016. Jurnal STIKes IMC Bintaro, (1), 230 – 248.

Rahfiluddin, M., Cynthia Putri, H., & Siti Fatimah, P. (2017). Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Kabupaten Kudus (Studi di Wilayah Kerja Puskesmas Undaan Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus Tahun 2015). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(1), 322–331.

Rahim F, K dan Muharry, A. (2018). Hubungan karakteristik ibu dengan kejadian (BBLR) di wilayah Kabupaten Kuningan. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada, 09(02), 125–131.

Rahmat, B., Aspar, H., Masse, M., & Risna, R. (2019). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Rumkit Tk II Pelamonia Makassar Tahun 2019. Jurnal Kesehatan Delima Pelamonia, 3(1),72–79.

Retni, R., Margawati, A., & Widjanarko, B. (2016). Pengaruh status gizi & asupan gizi ibu terhadap berat bayi lahir rendah pada kehamilan usia remaja. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 5(1), 14–19.

Rini, K. S., & Istikomah, I. (2018). Hubungan Ibu Hamil Perokok Pasif Dengan Berat Bayi Lahir Rendah (Bblr) Pada Bayi Baru Lahir Di Kabupaten Pringsewu Lampung. Jurnal Wacana Kesehatan, 3(1).

Ruindungan, R., Kundre, R., & Masi, G. (2017). Hubungan Pemeriksaan Antenatal Care (Anc) Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Wilayah Kerja Rsud Tobelo. Jurnal Keperawatan UNSRAT, 5(1), 107814.

Safitri, F., Lajuna, L., & Husna, A. (2017). Analisis Faktor Risiko Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Panga Tahun 2017. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 3(2), 178.

Safitri, N. D., & Susanti, D. (2020). Hubungan Kadar Hemoglobin Trimester III dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah. Jurnal Kesehatan Samodra Ilmu, 11(1), 67–75.

Said, W., Andiani, & Marwati, E. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Kota Tahun 2018. Nursing Arts, 15(2), 47–55.

Sari, I. K., Tjekyan, R. S., & Zulkarnain, M. (2018). Faktor Resiko Dan Angka Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (Bblr) Di Rsup Dr. Mohammad Hoesin Palembang Tahun 2014. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(1), 41–52.

Sari, Y. M. (2021). Determinan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di Rs Kencana Serang Banten Tahun 2019. Jurnal Bidang Ilmu Kesehatan, 11(1), 46–62.

Sasmita, H., & Khotimah, H. (2020). Factors related to Low Birth Weight (LBW) in the Perinatology Room Drajat Prawiranegara Regional Hospital Poltekkes Kemenkes Palu Universitas Faletehan. Jurnal Ilmu Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Palu, 14(2), 128–132.

Shibre, G., & Tamire, M. (2020). Prevalence of and socioeconomic gradient in low birth weight in Ethiopia: Further analysis of the 2016 demographic and health survey data. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1), 1–10.

Sitoayu, L., & Aula Rumana, N. (2015). Faktor Determinan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (Bblr) Pada Remaja Di Asia Selatan Dan Asia Tenggara Tahun 2005-2014 (Analisis Dengan Metode Structural Equation Model). Analisis Dengan Metode Structural Equation Model) Jurnal INOHIM, 5(1), 11510. https://inohim.esaunggul.ac.id/inde x.php/IO/article/view/125

Solihah, I. A., & Nurhasanah, S. (2019). Hubungan Riwayat Kekurangan Energi Kronik (KEK) Selama MasamKehamilan Dengan Kejadian BBLR Di Wilayah Kerja Puskesmas Cipendeuy Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Aeromedika, V(2), 89–94.

Sri Utami Asmarani. (2020). Kekurangan Energi Kronik Pada Ibu Hamil Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. 10(November), 252–255.

Srimiyati, & Ajul, K. (2021). Determinan Risiko Terjadinya Bayi Berat Lahir Rendah. Journal of Telenursing (JOTING), 3(1), 334–346.

Subhi Isnain, Y., Ida, S., & Jessica Pihaley, P. (2021). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Jkep, 6(2), 35–43.

Suhartati, S., Hestinya, N., & Rahmawaty, L. (2017). Hubungan Anemia Pada Ibu Hamil Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah Di Wilayah Kerja Puskesmas Tanta Kabupaten Tabalong Tahun 2016. Dinamika Kesehatan, 8(1), 46–54.

Tri Yuliani, N. (2019). Hubungan Kurang Energi Kronis (KEK) pada Ibu Hamil dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR) di Wilayah Kerja Puskesmas Rajadesa Tahun 2019. Paper Knowledge. Toward a Media History of Documents, 7(2), 107–115.

Tshotetsi, L., Dzikiti, L., Hajison, P., & Feresu, S. (2019). Maternal factors contributing to low birth weight deliveries in Tshwane District, South Africa.

Unger, H. W., Rosanas-Urgell, A., Robinson, L. J., Ome-Kaius, M., Jally, S., Umbers, A. J., Pomat, W., Mueller, I., Kattenberg, E., & Rogerson, S. J. (2019). Microscopic and submicroscopic Plasmodium falciparum infection, maternal anaemia and adverse pregnancy outcomes in Papua New Guinea: A cohort study. Malaria Journal, 18(1), 1–9.

Wiadnyana, I. B., Bikin Suryawan, I. W., & Sucipta, A. . M. (2018). Hubungan antara bayi berat lahir rendah dengan asfiksia neonatarum di RSUD Wangaya Kota Denpasar. Intisari Sains Medis, 9(2), 95–99.

Wibowo putri, A., Pratitis, A., Lutfiya, L., Wahyuni, S., & Tarmali, A. (2019). Faktor Ibu Terhadap Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Higeia Journal ofPublic Health Research and Development, 1(3), 625–634.

WHO. (2014). Global nutrition targets 2025: low birth weight policy brief. Geneva:World Health Organization. https://doi.org/10.1001/jama.287.2. 270.

Yulidasari, F. (2016). Hubungan Antara Usia Ibu Pada Saat Hamil Dan Status Anemia Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) Studi Observasional di Wilayah Kerja Puskesmas Martapura. 3(1), 20–25.

Downloads

Published

2024-03-24

How to Cite

Akmal, I. P., Safitri, D. E., & Fitriani, A. (2024). The factors that affect LBW in developing countries. Arsip Keilmuan Gizi (AKG), 1(1), 42–67. https://doi.org/10.36590/akg.v1i1.817