Skills of Posyandu Cadres in the Use of Standardized Anthropometric Instruments in Gorontalo Regency

Authors

  • Mutia Reski Amalia Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Mohamad Anas Anasiru Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Indra Domili Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Nuryani Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Imran Tumenggung Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Maya Kumalasari Sugiyanto Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indoenesia
  • Erni Mansyur Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia
  • Shinto Mohamad Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.36590/kepo.v7i1.2035

Keywords:

anthropometry, cadres, nutritional status, stunting

Abstract

Stunting remained a major public health problem in Indonesia, requiring accurate growth monitoring at integrated health service posts (Posyandu). Posyandu cadres played a vital role in performing anthropometric measurements to determine children’s nutritional status; however, measurement accuracy was often affected by limited technical competence. This study aimed to assess the knowledge and skills of Posyandu cadres in using standardized anthropometric tools in Gorontalo Regency. A mixed methods study was conducted using focus group discussions and a cross-sectional design. A total of 56 cadres were selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected using structured questionnaires, observation checklists, and comparison with gold standard measurements. The results showed that 71% of cadres had good knowledge, but only 27% demonstrated adequate skills, and 21% correctly followed standard measurement procedures. The mean differences between cadre measurements and the gold standard were +0.03 kg for body weight and −0.21 cm for height/length. Limited training and lack of calibrated equipment were identified as key barriers. Improving regular training and ensuring the availability of standardized tools are essential to enhance measurement accuracy and support effective stunting prevention programs in primary healthcare settings.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Mutia Reski Amalia, Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Mohamad Anas Anasiru, Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Indra Domili, Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Nuryani, Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Imran Tumenggung, Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Ayu Bulan Febry Kurnia Dewi, Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Program Studi Terapan Gizi dan Dietetika, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

https://scholar.google.com

Maya Kumalasari Sugiyanto, Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indoenesia

Program Studi Gizi, Poltekkes Kemenkes Gorontalo, Gorontalo, Indoenesia

https://scholar.google.com

Erni Mansyur, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Shinto Mohamad, Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Gorontalo, Indonesia

References

Anwar, S., Winarti, E., Sunardi, S., 2022. Systematic Review Faktor Risiko, Penyebab dan Dampak Stunting pada Anak. Jurnal Ilmu Kesehatan 11(1), 88-94. https://doi.org/10.32831/JIK.V11I1.445

Fadilah, N., Kurniasari, R., Harianti, R., 2024. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Ibu Balita dan Kader Posyandu tentang Stunting melalui Konseling Gizi: Literature Review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia 7(3), 518–522. https://doi.org/10.56338/MPPKI.V7I3.4624

Hidayati, U., 2021. Hubungan antara Pendidikan dan Masa Kerja dengan Keterampilan Kader Posyandu dalam Menimbang Balita Menggunakan Dacin di Kabupaten Purworejo. Jurnal Komunikasi Kesehatan 12(1), 51–56. https://ejurnal.ibisa.ac.id/index.php/jkk/article/view/189/188

Imansari, A., Madanijah, S., Kustiyah, L., 2021. Pengaruh Pendidikan Gizi terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Keterampilan Kader Melakukan Konseling Gizi di Posyandu. Amerta Nutrition 5(1), 1-7. https://doi.org/10.20473/AMNT.V5I1.2021.1-7

Izma, H., Sandi, D.A.D., Setiawan, M.I., Sari, O.M., 2024. Optimalisasi Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kelurahan Landasan Ulin Selatan. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat 7(3), 1201–1211. https://doi.org/10.33024/JKPM.V7I3.13352

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan., 2021. Buku Saku: Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kabupaten/Kota tahun 2021, BKPK Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan., 2022. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor HK.01.07/MENKES/1182/2022 tentang Standar Alat Antropometri dan Alat Deteksi Dini Perkembangan Anak. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan., 2022. Status Gizi SSGI 2022, BKPK Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan., 2023. Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam Angka, BKPK Kemenkes RI. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

[Kemenkes] Kementerian Kesehatan., 2025. SSGI 2024: Survei Status Gizi Indonesia dalam Angka. Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Maharani, A., Wulandari, H., 2025. Dampak Stunting terhadap Perkembangan dan Pertumbuhan Anak Usia Dini. Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial 12(4), 1667–1674. https://jurnal.um-tapsel.ac.id/index.php/nusantara/article/view/19993

Nomlenia, D.S., Nahak, M.P.M., Goa, M.Y., 2021. Pengetahuan dan Peran Kader dalam Penilaian Status Gizi Balita di Puskesmas Alak. CHMK Applied Scientific Journal 4(1), 29–40. https://cyber-chmk.net/ojs/index.php/sains/article/view/963

Oematan, G., Oematan, G., Aspatria, U., 2023. Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Mencegah Stunting. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat 1(2), 42–47. https://doi.org/10.59891/JPMGOTAVA.V1I2.9

Prasetyowati, A., 2024. Gambaran Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri sebagai Upaya Deteksi Dini Stunting di Wilayah Kerja Puskesmas. Syntax Idea 6(9), 3800–3808. https://doi.org/10.46799/SYNTAX-IDEA.V6I9.4455

Rahayu, S.D., Elvandari, M., Fikri, A.M., 2022. Pengaruh Edukasi Menggunakan Cakram terhadap Pengetahuan dan Keterampilan Penilaian Status Gizi oleh Kader. Jurnal Mutiara Kesehatan Masyarakat 7(1), 26–32. https://doi.org/10.51544/jmkm.v7i1.2931

Retnowati, L., Pujiastuti, N., Kasiati, K., 2022. Motivasi dan Kinerja Kader Posyandu (Studi Literatur Review). Hospital Majapahit 14(2), 231–237. https://doi.org/10.55316/HM.V14I2.820

Suhartatik, S., Al-Faiqah, Z., 2022. Peran Kader Posyandu dalam Pemantauan Status Gizi Balita: Literature Review. Journal of Health Education and Literacy 5(1), 19–25. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/3074862

Widiantari, K., Zulfiana, Y., Fatmawati, N., Dewi, S., 2022. Hubungan Motivasi dengan Kinerja Kader dalam Kegiatan Posyandu Balita. Journal of Fundus 2(2), 17–21. https://doi.org/10.57267/FUNDUS.V3I1.255

Downloads

Published

2026-05-31

How to Cite

Amalia, M. R., Anasiru, M. A., Domili, I., Nuryani, N., Tumenggung, I., Dewi, A. B. F. K., … Mohamad, S. (2026). Skills of Posyandu Cadres in the Use of Standardized Anthropometric Instruments in Gorontalo Regency. Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO), 7(1), 88–96. https://doi.org/10.36590/kepo.v7i1.2035